Sabtu, 03 Maret 2012

Konsep dan Pola Permainan Sepakbola Modern

Sepakbola modern dimainkan oleh klub profesional dan tim nasional menggunakan berbagai strategi dan taktik. Pada perkembangannya beberapa pola yang agak berbeda dimainkan oleh klub Inggris (gaya kick and rush), klub Belanda (gaya kontinental), klub Itali (gaya tahan & serang), klub2 Brazil/Spanyol/Protugal/Argentina (gaya latin).
Perkembangan 2 dekade terakhir semua gaya ini telah diramu menjadi gaya campur sari yang mempunyai karakterisktik sama yaitu;Kecepatan dan bertenaga – ball possession berujung dribbling menusuk kotak penalti – menekan lawan yang memainkan bola dengan keras – dan variasi umpan terobosan silang.

Dibawah ini diuraikan beberapa ringkasan:
1.  Pertarungan tim menggunakan kecepatan, kekuatan dan  keterampilan  tinggi/akrobatik
2.  Daya serang oleh pemain pengatur (play maker), pendobrak/pekerja keras, wing back yang maju dari  belakang
3.  Rangkaian permaianan segitiga yang berubah terutama mulai dari sepertiga lapangan kearah gawang musuh.
  • Sepertiga lapangan  daerah  sendiri  beresiko  mendrible bola
  • Sepertiga  lapangan  daerah   tengah  boleh  mendrible  untuk merusak  konsentrasi pertahanan lawan atau untuk tetap menguasai bola.
  • Sepertiga lapangan daerah musuh mendrible untuk membuka peluang mencetak gol.
4.  Setiap pemain   harus  menyerang  dan  sekaligus  bertahan
5.  Keseimbangan   memegang/memainkan   bola setiap  pemain hanya   boleh  
maksimal  memegang/menyentuh  bola selama maksimal total 3 menit untuk masa 2 X 45  menit.
6.  Bangun serang dari bawah melalui operan dari  kaki  ke  kaki terutama  operan  bawah (untuk pemula).  Bila  perlu  operan kebelakang  pada  rekan  yang   mendukung (jika pemain yang memegang bola ditekan oleh lawan dan rekannya didepan  dijaga ketat.
7.  Serangan balik melalui operan atas jauh atau terobosan dilakukan bila pemain  pengumpan  sudah mahir memberikan  operan secara cepat dan akurat (fast  break)
8.   Membuat serangan yang  diatur  dari  permainan  (set piece)  melalui  kombinasi  atau variasi menyerang al., umpan   terobosan  murni - umpan terobosan  dengan kombinasi satu  dua,  umpan tarik dari belakang garis gawang  musuh, umpan silang, dan umpan bola atas.
9.     Alir bola dari kaki ke kaki harus begulir cepat melalui operan sesuai kebutuhan. Operan datar pendek untuk permainan segi tiga. Operan datar panjang untuk memindahkan bidang permainan,
10.  Pergerakan pemain harus selalu berpindah sesuai irama dan kebutuhan operan, serangan dan bertahan.
11.  Irama permainan diatur terutama oleh centre back, gelandang tengah, pekerja keras (worker) yang mempunyai teknik tinggi giring bola (dribbling ) yang prima dan stamina yang bagus.
12. Semua pemain harus mampu berlari; terus perlari sepanjang waktu permaianan.  
13. Menggunakan variasi pola bermain; 4 – 4 – 2, 4 – 3 – 3, 3 – 5 -2 dan kreasi lain seperti 4 - 2 – 3 – 1 dan beberapa lagi
14. Untuk pemain pemula atau junior, pilihan pertama yang banyak dipraktekkan adalah menggunakan pola 4 – 3 – 3 yang lebih berani meyerang dengan 3 striker.
15. Panduan pola 4 – 3 – 3 secara ringkas:
  • 4 pemain bertahan memposisikan dalam bentuk layangan dengan pinggang sempit. Seorang pemain belakang ditengah bertindak sebagai sweeper, orang terakhir yang menghalau, memblok serangan  striker lawan. Seorang pemain bertindak sebagai back tengah, berdiri agak kedepan sedikit menyamping dari sweeper.
  • 3 gelandang membantu penyerangan dan juga bertahan. Posisi bertahan yang lebih ketat dilakukan oleh 2 gelandang yang lebih masuk kedalam. Sedangkan salah seorang gelandang agak kedepan membantu 3 striker (lihat peran Firman Utina di tim Nasional Indonesia 2008/09).
  • 3 striker menyerang melalui saling kerja sama dan dibantu oleh seorang atau 2 gelandang
  • Bila diperlukan pada situasi sulit dimana pemain lawan lebih banyak jumlahnya didaerah pertahanan, back kiri atau kanan boleh naik membantu dengan lari overlapping.

    source: http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150253077348616

0 komentar:

Posting Komentar

 
;